
Ultraman: Rising (Japanese: ウルトラマン: ライジング, Hepburn: Urutoraman: Raijingu) adalah film animasi superhero tahun 2024 yang diadaptasi dari franchise legendaris Tsuburaya Productions, Ultraman. Film ini merupakan kolaborasi Jepang-Amerika antara Netflix Animation dan Tsuburaya Productions dengan animasi yang dikerjakan oleh Industrial Light & Magic. Sebagai film ke-44 dalam franchise ini, Ultraman: Rising menawarkan cerita yang emosional, aksi menegangkan, dan visual memukau. Film ini disutradarai oleh Shannon Tindle, dalam debutnya sebagai sutradara film panjang, dan ditulis bersama Marc Haimes. Christopher Sean mengisi suara Ken Sato, alias Ultraman, didukung oleh para aktor berbakat lainnya seperti Gedde Watanabe, Tamlyn Tomita, Keone Young, dan Julia Harriman.
Sinopsis Film Ultraman: Rising
Kenji "Ken" Sato, seorang pemain baseball profesional yang berkarier di Amerika, tiba-tiba kembali ke Jepang di tengah prestasinya yang cemerlang. Keputusan ini memicu spekulasi dari wartawan, termasuk Ami Wakita, yang mengaitkan kepulangannya dengan urusan keluarga. Ken ternyata memiliki alasan lain: ia adalah pewaris kekuatan Ultraman dari ayahnya, Profesor Sato. Dengan enggan, Ken menerima tanggung jawab melindungi dunia dari serangan kaiju.
Konflik bermula ketika Ken melawan monster Neronga namun merasa kurang dihargai oleh masyarakat yang ia lindungi. Di tengah tekanan ini, ia juga memikirkan ibunya, Emiko, yang menghilang secara misterius. Kehidupan Ken semakin rumit saat ia harus menghadapi serangan kaiju burung raksasa, Gigantron, yang menyebabkan pecahnya telur kaiju di dekat stadion baseball. Dari telur itu lahir bayi kaiju yang menganggap Ken sebagai orang tuanya.
Ken menamai bayi kaiju tersebut Emi, sebagai penghormatan kepada ibunya. Meski awalnya berat, Ken mulai merasakan ikatan emosional dengan Emi. Namun, Dr. Onda, kepala Kaiju Defense Force (KDF), memiliki rencana jahat untuk memusnahkan semua kaiju demi melindungi manusia, termasuk memanfaatkan Emi sebagai senjata.

Perjuangan Ultraman dan Rekonsiliasi Keluarga
Ken yang terpaksa membesarkan Emi sambil menjalani karier baseball mulai menyadari makna menjadi orang tua. Dibantu oleh ayahnya, ia belajar cara menjaga Emi sembari melawan tekanan dari KDF dan Onda. Konflik memuncak saat Emi berubah menjadi bentuk dewasa dan harus menghadapi ancaman dari kaiju raksasa yang telah diubah menjadi cyborg oleh KDF.
Pertarungan klimaks mempertemukan Ken, ayahnya yang kembali sebagai "Ultradad," dan kaiju dengan Onda yang mengendalikan mecha raksasa. Ken dan Sato akhirnya berhasil menghentikan Onda, melindungi Emi, dan menemukan pulau kaiju dengan bantuan Emi serta Gigantron.
Daftar Pemain Film Ultraman: Rising
Berikut daftar pemain dan peran dalam Ultraman: Rising:
Pemeran Utama
- Christopher Sean sebagai Kenji "Ken" Sato / Ultraman
- Gedde Watanabe sebagai Profesor Sato / Ultradad
- Tamlyn Tomita sebagai Mina / Emiko Sato
- Keone Young sebagai Dr. Onda
- Julia Harriman sebagai Ami Wakita
Pemeran Pendukung
- Karen Muruyama sebagai Ibu Ami
- Lee Shorten sebagai Kapten Aoshima
- Artt Butler sebagai Pelatih Shimura
- Francois Chau sebagai Ito
- Robert Yasumura sebagai Kubo
- Mila O'Malley sebagai Chiho

Poin Penting dari Ultraman: Rising
Kolaborasi Jepang-Amerika yang Epik
Film ini menandai kerja sama yang solid antara Netflix Animation dan Tsuburaya Productions, menghasilkan animasi berkualitas tinggi dari Industrial Light & Magic.
Pesan Tentang Keluarga dan Tanggung Jawab
Ultraman: Rising menyoroti tema keluarga, tanggung jawab, dan pentingnya rekonsiliasi. Hubungan Ken dengan ayahnya menjadi salah satu elemen emosional yang kuat dalam cerita.
Perpaduan Aksi dan Emosi
Film ini tidak hanya menawarkan adegan pertarungan seru antara Ultraman dan kaiju, tetapi juga momen-momen hangat yang menyentuh hati penonton.
Akhir yang Membuka Peluang Sekuel
Dengan adegan mid-credit yang mengungkapkan Emiko terjebak di Nebula M78, film ini memberi harapan akan kelanjutan cerita yang lebih besar.

Kesimpulan
Ultraman: Rising adalah film animasi superhero yang tidak hanya menyajikan aksi dan visual spektakuler, tetapi juga cerita yang mendalam tentang keluarga dan tanggung jawab. Dengan suara yang diisi oleh aktor-aktor berbakat dan alur cerita yang penuh kejutan, film ini layak untuk ditonton, baik oleh penggemar Ultraman lama maupun generasi baru.
Tertarik untuk menyaksikan perjuangan Ken Sato? Jangan lewatkan film ini yang sudah tersedia di Netflix sejak 14 Juni 2024.
.png)
0 Comments
Posting Komentar